img

YPM NUSANTARA

Yayasan Peduli Masyarakat Nusantara

Blog Details

Image
Image

Luapan Sungai Akibat Hujan Tinggi Rendam Belasan Desa di Donggala

 

DONGGALA – Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Luapan  air sungai menyebabkan genangan hingga masuk ke permukiman warga dan mengganggu akses jalan utama.

Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah Asbudianto mengatakan banjir melanda Kecamatan Banawa Tengah dan Rio Pakava setelah hujan deras meningkatkan debit sungai secara signifikan.

“Berdasarkan laporan tim lapangan, banjir juga menerjang Desa Limboro Banawa Tengah serta Desa Pantolobete, Lalundu Dusun 1, Rio Mukti, Panca Mukti, Bonemarawa, Mbulawa, Ngovi, Pakava, dan Polanto Jaya Dusun 4 di Kecamatan Rio Pakava,” ujar Asbudianto dikutip dari Antara, Senin 12 Januari.

Di Kecamatan Banawa Tengah, banjir merendam sedikitnya 10 rumah warga serta menggenangi ruas Jalan Trans Sulawesi. Meski air telah berangsur surut, BPBD menilai perlu dilakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir berulang saat hujan kembali turun.

“Saat ini air sudah surut, namun normalisasi sungai sangat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Asbudianto.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Rio Pakava menyebabkan genangan di jalan poros Desa Lalundu yang menghambat aktivitas warga. BPBD menilai perbaikan sistem drainase menjadi kebutuhan mendesak di wilayah tersebut.

“Untuk Rio Pakava, kebutuhan utamanya adalah perbaikan saluran drainase, terutama di jalan poros Desa Lalundu,” ujarnya.

Selain Banawa Tengah dan Rio Pakava, banjir juga dilaporkan melanda sedikitnya 11 desa lainnya, di antaranya Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo di Kecamatan Tanantovea; Desa Amal Dusun Maliko, Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari di Kecamatan Sindue; serta Desa Labuan Toposo Dusun Sisere di Kecamatan Labuan.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pihaknya telah menginstruksikan BPBD setempat untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material sisa banjir di wilayah terdampak.

“Sejak kemarin BPBD sudah turun melakukan pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum,” kata Vera.

Ia menambahkan, pada hari ini dirinya bersama organisasi perangkat daerah terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Desa Wani, Kecamatan Tanantovea dan Sindue, sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Leave A Comment